Perbedaan Bios Legacy dengan UEFI

Posted on

Dukungan untuk format hard disk GPT dan kemampuan untuk mem-boot dari hard disk berkapasitas tinggi adalah contoh manfaat teknologi UEFI. GUID Partition Table (GPT) adalah teknologi format baru untuk mengelola hard disk dengan kapasitas lebih dari 2 terabyte. Sementara itu, kami menggunakan format MBR untuk menyimpan kode boot dan tabel partisi pada hard disk dan menyimpan media. Tetapi batas MBR ini adalah bahwa ukuran maksimum partisi untuk sistem boot tidak dapat melebihi 2 TB. Dengan menggunakan format GPT, batasannya dapat dengan mudah diatasi. Format GPT mulai digunakan pada sistem komputer server menggunakan hard drive yang sangat besar. Jika hard disk sangat besar, BIOS tidak akan bisa bergerak. Teknologi penggantian lahir, yaitu perangkat lunak UEFI untuk mengendalikan pekerjaan dan kinerja hard drive. Kesimpulannya adalah, untuk pengembangan di masa depan, semua platform komputasi akan berpindah dari BIOS lama ke firmware UEFI. Mungkin selama 5 tahun ke depan, hampir semua produk laptop dan PC yang diproduksi oleh vendor menggunakan UEFI dan meninggalkan pendahulunya: Legacy BIOS yang usianya 3 dekade.

Baca juga:   Bios Samsung NP300E4C Scala3 14CRV REV1

Sebagian besar vendor sudah menerapkan UEFI sebagai pengganti BIOS pada produk mereka, pun karena masih berada dalam masa transisi, didalam UEFI masih disematkan fitur BIOS legacy atau CSM (Compatibility Support Module). Mungkin untuk jangka waktu 3 atau 5 tahun kedepan BIOS sudah akan punah, dan seluruh vendor akan menerapkan UEFI pada produk mereka. Lalu perbedaan antara BIOS dan UEFI itu apa? Sudah dijelaskan diatas, bahwa dari segi fungsinya antara BIOS dan UEFI adalah sama. Perbedannya terletak pada fitur-fiturnya saja, antara lain:
UEFI sudah mendukung kapasitas penyimpanan hardisk lebih dari 2 TB, sedangkan pada BIOS maksimal adalah 2 TB.
UEFI sudah mendukung tipe partisi GPT yang diwajibkan pada saat melakukan instalasi sistem operasi terbaru khususnya Windows 10, Sedangkan BIOS hanya dapat menjalankan tipe partisi MBR atau Master Boot Record.
Sudah memungkinkan untuk menggunakan touchpad, mouse, bahkan touchscreen saat berada didalam UEFI, sedangkan pada BIOS hanya menggunakan keyboard.
Tampilan User Interface pada UEFI sudah jauh lebih menarik dan user friendly dari pada BIOS yang masih menggunakan mode display standar
Anda perlu partisi disk drive sebelum Anda dapat menggunakannya. MBR (Master Boot Record) dan GPT (GUID Partition Table) adalah dua cara berbeda untuk menyimpan informasi partisi pada drive. Informasi ini mencakup mana partisi mulai dan mulai, sehingga sistem operasi Anda tahu yang sektor milik setiap partisi dan partisi yang bootable. Inilah sebabnya mengapa Anda harus memilih MBR atau GPT sebelum membuat partisi pada drive.

Anda perlu partisi disk drive sebelum Anda dapat menggunakannya. MBR (Master Boot Record) dan GPT (GUID Partition Table) adalah dua cara berbeda untuk menyimpan informasi partisi pada drive. Informasi ini mencakup mana partisi mulai dan mulai, sehingga sistem operasi Anda tahu yang sektor milik setiap partisi dan partisi yang bootable. Inilah sebabnya mengapa Anda harus memilih MBR atau GPT sebelum membuat partisi pada drive.

Incoming search terms:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *